article

Daftar Juara World Barista Championship (WBC) Tahun 2000 Hingga 2025

27 Oct 2025

HeavenlyPour

Berita

article

World Barista Championship adalah ajang kompetisi barista paling bergengsi di dunia, yang diselenggarakan oleh World Coffee Events (WCE) bersama Specialty Coffee Association (SCA). Kompetisi ini didirikan untuk mengukur keahlian barista dalam bidang espresso, milk drink, signature drink, serta teknik, kreatifitas, dan storytelling dalam presentasi.

Sejarah & Makna World Barista Championship

World Barista Championship udah berjalan sejak tahun 2000 dan telah melahirkan barista-legenda yang kemudian menjadi influencer besar dalam industri kopi. Untuk juara, mereka biasanya mendapatkan gelar “World Barista Champion” dan dijadikan role model dalam industri kopi spesialti dunia.

Tren dan Perkembangan World Barista Championship

Beberapa tren penting dalam WBC termasuk:

  • Evolusi dari kompetisi teknis murni ke kompetisi yang menonjolkan storytelling, sustainability, origin traceability, dan presentasi visual. Contoh: juara-juara terbaru membawa narasi kuat bukan hanya tentang shot espresso tepat tetapi juga tentang kisah petani, sustainability dan identitas kopi.

  • Peningkatan tingkat persaingan dan skor yang semakin tinggi. Finalis kini berasal dari puluhan negara dan persaingan sangat ketat.

  • Diversifikasi metode persiapan dan gaya kopi: juara tidak hanya menonjol di shot espresso tetapi juga pada milk drink dan signature drink sebagai bagian presentasi.

  • Keterlibatan negara-asal kopi yang kuat: barista dari negara produsen kopi (like Indonesia, Kolombia) makin sering masuk final atau menang. Ini memperkuat hubungan antara origin—roasting—barista dan inovasi dalam kompetisi.

Daftar Juara WBC

Berikut daftar singkat juara utama WBC dari tahun 2000 hingga 2025:

Tahun

Juara

Negara

2000

Robert Thoresen

Norwegia

2001

Martin Hildebrandt

Denmark

2002

Fritz Storm

Denmark

2003

Paul Bassett

Australia

2004

Tim Wendelboe

Norwegia

2005

Troels Overdal Poulsen

Denmark

2006

Klaus Thomsen

Denmark

2007

James Hoffmann

Inggris

2008

Stephen Morrissey

Irlandia

2009

Gwilym Davies

Inggris

2010

Michael Phillips

Amerika Serikat

2011

Alejandro Mendez

El Salvador

2012

Raul Rodas

Guatemala

2013

Pete Licata

Amerika Serikat

2014

Hidenori Izaki

Jepang

2015

Sasa Sestic

Australia

2016

Berg Wu

Taiwan

2017

Dale Harris

Inggris

2018

Agnieszka Rojewska

Polandia

2019

Jooyeon Jeon

Korea Selatan

2020

(Dibatalkan karena pandemi COVID-19)

2021

Diego Campos

Kolombia

2022

Anthony Douglas

Australia

2023

Boram Um

Brasil

2024

Mikael Jasin

Indonesia

2025

Jack Simpson

Australia

Fun Fact dan Data Menarik World Barista Championship

Era Awal (2000–2006): Dominasi Eropa Utara

Negara seperti Denmark dan Norwegia mendominasi tahun-tahun awal. Fokus utama masih pada teknik espresso klasik dan konsistensi ekstraksi, dengan sedikit eksplorasi cerita atau inovasi rasa.
Nama seperti Tim Wendelboe dan Fritz Storm menjadi pionir metode roasting dan cupping modern.

Era Transisi (2007–2013): Inovasi dan Kompetisi Global

Masuknya pemenang seperti James Hoffmann (2007) dan Michael Phillips (2010) menandai perubahan besar. Barista mulai membawa narasi personal, penjelasan ilmiah, dan pendekatan sensorik ilmiah dalam presentasi.
Kompetisi pun makin terbuka untuk peserta dari luar Eropa.

Era Modern (2014–2019): Globalisasi dan Storytelling

Pemenang seperti Hidenori Izaki (Jepang) dan Jooyeon Jeon (Korea Selatan) menunjukkan ekspansi kekuatan Asia dalam industri kopi.
Signature drink mulai menonjol, dengan penekanan pada identitas, inovasi, dan konsep “kopi sebagai pengalaman”.

Era Baru (2020–2025): Sustainability dan Kolaborasi

Setelah pandemi, fokus kompetisi beralih ke transparansi rantai pasok, keberlanjutan, dan inovasi fermentasi kopi.
Nama seperti Boram Um, Mikael Jasin, dan Jack Simpson menampilkan keseimbangan antara sains, cerita asal kopi, dan kolaborasi dengan petani.

Fakta Menarik WBC

  • Satu-satunya juara wanita hingga 2025: Agnieszka Rojewska (Polandia, 2018).

  • Juara termuda: Hidenori Izaki (26 tahun, Jepang, 2014).

  • Negara dengan kemenangan terbanyak: Denmark.

  • Juara dari negara produsen kopi: Alejandro Mendez (El Salvador), Raul Rodas (Guatemala), Diego Campos (Kolombia), Boram Um (Brasil), dan Mikael Jasin (Indonesia).

Tren Negara Pemenang World Barista Championship

Negara

Jumlah Juara (2000–2025)

Catatan

Denmark

4

Negara paling dominan di era awal

Australia

3

Kuat di era modern (Bassett, Sestic, Douglas, Simpson)

Inggris

2

Dikenal lewat Hoffmann dan Harris

Norwegia

2

Pelopor kopi spesialti dunia

Amerika Serikat

2

Mendorong tren ilmiah di WBC

Asia (Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Indonesia)

4

Bukti kebangkitan Asia dalam panggung kopi dunia

Amerika Latin (El Salvador, Guatemala, Kolombia, Brasil)

4

Dikenal dengan inovasi di origin level

World Barista Championship bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung bagi evolusi seni dan sains kopi global.
Dari espresso klasik ke fermentasi eksperimental, dari presentasi teknis ke storytelling emosional. Setiap juara mencerminkan arah baru dunia kopi.
Kemenangan Indonesia tahun 2024 menandai babak baru bahwa dunia kopi tidak lagi hanya milik negara konsumen, tapi juga milik para pencipta cita rasa dari tanah asalnya. Tertarik untuk berkompetisi di ajang ini?